TRITV

Video Search

Jukebox
Bapa_yang_kekal.mp3
True_Worshipper_Serukan_NamaNya.mp3
08.%20Franky%20Sihombing%20-%20Bagi%20Dia.mp3
Kubawa%20Korban%20Syukur.mp3

Member Login

Statistics

Members : 3939
Content : 75
Web Links : 11
Content View Hits : 17743

Who's Online

We have 24 guests and 1 member online
  • koritierno

Chat with Us

Smart Blog
EEM: Terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus dan Warga Sulut
Blog Image Warga Sulawesi Utara (Sulut) patut berbangga. Salah satu putra terbaiknya dicalonkan menjadi salah seorang menteri dalam Kabinet Bersatu jilid dua. Dialah EE Mangindaan, mantan Gubernur Sulut dan anggota DPR RI periode 2009-2014. Bagaimana perasaannya saat masuk dalam bursa Kabinet Indonesia Bersatu II? Berikut wawancara Manado Post (MP) dengan EE Mangindaan (EEM).
MP: Selamat malam pak Mangindaan. Selamat ya karena bapak dipilih menjadi calon menteri.

EEM: Malam juga, trimakasih ya.

MP: Bagaimana perasaan bapak saat ini setelah diuji kelayakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyo?

EEM: Saya sangat terharu karena masih dipercaya untuk menjadi pembantu presiden. Saya juga tidak menyangka akan dipanggil karena banyak kandidat menteri yang terbaik.

MP: Sebelum dipanggil ke Cikeas, bapak sudah punya feeling tidak kalau akan diandalkan masuk kabinet?

EEM: Saya tidak punya feeling apa-apa karena yang urus itu kan DPP Partai Demokrat. Saya juga tidak berani berandai-andai jadi menteri. Itu sebabnya pekan-pekan terakhir ini saya lebih banyak fokus melakukan pembahasan pembentukan komisi di DPR.

MP: Meski urusan DPP, tapi paling tidak kan ada isyarat dari DPP soal siapa yang akan diusulkan Partai Demokrat?

EEM: Memang iya, tapi siapa-siapa calon yang diusulkan, sangat tertutup informasinya dan sifatnya rahasia.

MP: Jadi kapan bapak dikasi tahu DPP PD, kalau bapak masuk daftar calon menteri dari Demokrat.

EEM: Pekan lalu saya dikasi tahu oleh pengurus DPP PD. Mereka mengucapkan selamat ke saya, katanya saya calon menteri. Tapi saat itu saya belum berani berharap karena belum tentu saya dipanggil presiden. Apalagi banyak calon menteri yang masuk.

MP: Kapan bapak dipanggil ke Cikeas.

EEM: Saya baru ditelepon Minggu (18/10) pukul 11.00 WIB oleh ajudan Presiden SBY dan Jubir Andi Malarangeng. Katanya, saya jadi calon menteri dan dipanggil SBY ke Cikeas untuk jalani fit and proper test.

(Menurut Mangindaan, sebelum pukul 11.00 WIB Minggu kemarin, pihak kepresidenan telah menghubunginya. Namun karena Mangindaan lagi ke gereja, ajudan SBY kembali mengontaknya pukul 11.00 WIB).

MP: Saat ditelepon bagaimana reaksi bapak?

EEM: Saya terharu sekali dan bersyukur pada Tuhan Yesus Kristus. Saya juga berterimakasih banyak pada masyarakat Sulut karena dukungan masyarakat Nyiur Melambailah saya bisa masuk bursa kabinet. Bagi saya, panggilan ke Cikeas ini merupakan panggilan bagi seluruh rakyat Sulut. Ini juga merupakan anugerah untuk saya dan warga Sulut. Saya sangat-sangat berterimakasih pada masyarakat Sulut.

(Mantan Gubernur Sulut ini mengatakan, pemanggilannya ke Cikeas terkait dengan hasil Pemilu 2009. Di mana saat pemilihan legislatif, Mangindaan mendapat dukungan paling banyak dari rakyat Sulut. Demikian juga saat Pilpres, rakyat Sulut paling banyak memberikan suara untuk SBY-Boediono. Mangindaan menambahkan, tanpa dukungan masyarakat Sulut, dia tidak akan diusulkan DPP PD menjadi calon menteri dan dipanggil ke Cikeas.

Mangindaan datang ke Cikeas tadi malam pada pukul 15.30 WIB dan meninggalkan Cikeas pukul 17.15 WIB menggunakan mobil Toyota berplat nomor B 2116 YJ.

MP: Boleh bapak ceritakan bagaimana proses uji kelayakan calon menteri?

EEM: Saat berhadapan dengan pak SBY dan pak Boediono yang duduk berdampingan, saya memposisikan sebagai bawahan. Apalagi sebagai putra Sulut, saya harus menunjukkan etika sebagai pembantu presiden.

 (Diceritakannya, proses wawancaran berjalan santai. SBY banyak menanyakan soal pengalaman Mangindaan dalam menangani birokrasi dan pemerintahan. Terutama saat menjadi Gubernur Sulut, ketua Komisi II DPR RI periode 2004-2009, dan di militer. Di militer, Mangindaan membidangi bidang kekaryaan).

MP: Kalau dilihat dari materi pertanyaan, pak Mangindaan diplot di bidang apa?

EEM: Ada dua posisi yang akan diplotkan ke saya, yaitu Mendagri atau Menpan. Namun saya tidak berani menentukan di posisi mana, karena itu haknya pak SBY. Nanti tanggal 21 Oktober akan diumumkan posisi saya di mana, jadi kita tunggu saja.

MP: Setelah jadi menteri nanti, apa yang akan bapak lakukan?

EEM: Karena saya sudah dipercaya maka saya tidak akan mengecewakan orang yang memberi amanat itu yaitu bapak SBY dan Boediono serta seluruh warga Sulut. Dan paling utama adalah pemberi kehidupan yaitu Tuhan Yesus Kristus.

MP: Jadi bapak akan meninggalkan DPR RI?

EEM: Otomatis dengan menjadi menteri, saya harus mundur sebagai anggota DPR RI. Tapi saya akan tetap bertemu teman-teman di DPR RI juga, hanya dalam kapasitas berbeda yaitu sebagai eksekutif.

MP: Trima kasih pak Mangindaan atas wawancaranya. Sekali lagi selamat ya Pak.

EEM: Trima kasih juga buat seluruh warga Sulut. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Amien..

 (Sama seperti calon menteri lainnya, politisi Demokrat itu juga diminta menandatangani pakta integritas dan kontrak kinerja. Pedoman ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam melaksanakan tugas menteri). (esy)
  Source: Manado Post
By: Danny On Tuesday, 20 October 2009 Comment Comments( 0 ) Hits Views(479)
Comments(0)